Akane Ayukawa adalah seorang guru SMA, mendengar rumor dari
muridnya, Noriko, tentang video kutukan. Video ini memperlihatkan seseorang
yang bunuh diri dan membuat orang yang melihat video tersebut akan terhipnotis
untuk bunuh diri. Pada awalnya Akane tidak mempercayainya sampai pada akhirnya
muridnya meninggal karena melihat video tersebut, dan setelah kejadian tersebut
banyak muridnya yang meninggal. Polisi menduga kejadian tersebut hanya kasus
bunuh diri, padahal sebelum mereka meninggal mereka melihat video tersebut.
Takanori, pacar Akane pun ditarik oleh sadako. Akhirnya Akane harus melawan
sadako itu sendiri untuk menyelamatkan Takanori dan semua orang agar tidak
mengalami kejadian seperti Takanori dan muridnya.
Pemain : Natasha Calis,Jeffrey Dean Morgan dan Kyra Sedgwick
Setelah membeli sebuah kotak Em (Natasha Calis)
berusaha membukanya walau sang ayah telah memperingatkan bahwa kotak itu telah
dirancang untuk tidak bisa dibuka.Walau dengan susah payah Em berhasil
membukanya dan tak lama kemudian dia mulai bertingkah aneh seperti kerasukan
roh.Perilaku Em semakin menjadi-jadi setelah kedua orangtuanya
bercerai,sifat ekstrimnya semakin menjadi-jadi.Prihatin dengan keadaan
putrinya,Clyde(Jeffrey Dean Morgan) dan Stephanie (Kyra Sedgwick)
mulai berusaha menyembuhkanEm.Mereka mambawanya ke terapis kejiwaan dan meminta
pertolongan seorang biarawan agar bisa mengungkap kekuatan supranatural yang
ada di dalam kotak tersebut.
Film ini berkisah tentang enam pemuda wisatawan, mencari
petualangan yang tidak biasa, mereka pun menyewa seorang pemandu wisata yang
eksentrik. Mengabaikan peringatan yang ada, sang pemandu membawa mereka ke kota
Pripyat, sebuah rumah bekas pekerja reaktor nuklir Chernobyl, namun kota
menjadi sepi sejak bencana lebih dari 25 tahun yang lalu
Setelah menelusuri kota terlarang tersebut, para pemuda ini menyadari bahwa
mereka tidak sendirian disana….
Pada tahun 1921, di London, hiduplah seorang bernama
Florence Cathcart yang terkenal sebagai orang yang suka mengekspos HOAX dan
membantu para polisi untuk menangkap penipu. Seorang asing bernama Robert
Mallory mengatakan kepada Florence bahwa kepala sekolah di sebuah sekolah di
Rookford telah mengundangnya ke Cumbria guna menyelidiki hantu yang telah
membuat murid ketakutan sampai mati. Robert mengatakan bahwa bertahun-tahun
lalu ada kisah pembunuhan dan seorang murid bernama Walter Portman telah
meninggal dunia. Pada awalnya, Florence enggan ke Cumbria, tapi kasus-kasus
yang telah disebutkan tadi membuatnya tertarik. Di Cumbria, Florence disambut
oleh seorang pengasuh bernama Maud dan seorang bocah bernama Thomas Hill.
Florence segera menyelidiki semuanya. Dan ia menemukan fakta penyebab kematian
Walter Portman. Ketika semua murid, guru dan para staf diliburkan guna
menghindari jatuh korban lebih banyak lagi, Florence menemukan fakta keganjilan.
Apa itu?
"Silent Hill: Revelation 3D" melanjutkan
kisah yang tertinggal dari film pertamanya. Setelah peristiwa mencekam yang
menjebak sang Ibu Rose De Silva (Radha Mitchell) selamanya terkurung di Silent
Hill, Sharon (Adelaide Clemens) yang akhirnya berhasil diselamatkan, kini hanya
tinggal bersama sang Ayah, Christopher (Sean Bean). Selama bertahun-tahun,
mereka hidup berpindah-pindah dan berganti identitas untuk menyelamatkan diri
dari teror yang sama yang mereka alami dulu. Sharon menjadi Heather Mason, dan
Christopher menjadi Harry Mason dalam identitas terbaru mereka. Heather
kerapkali masih dihantui oleh mimpi buruk yang memanggilnya untuk kembali ke
Silent Hill.
Mimpi terburuknya kemudian muncul ketika tak lama berselang
dari ulang tahunnya ke-18, Harry Mason tiba-tiba menghilang. Hilangnya sang
Ayah kemudian menggiring Heather untuk mencarinya ke Silent Hill. Dengan
bantuan dari kawan baru di sekolahnya Vincent (Kit Harrington) yang seperti
menyimpan misteri sendiri tentang tempat terkutuk tersebut, Heather kemudian
kembali ke Silent Hill. Kini ia harus kembali menemui makhluk-makhluk
mengerikan dalam dunia penuh keheningan mencekam tersebut. termasuk menemui
panggilannya untuk bertemu dan mengalahkan "separuh dirinya" yang masih
menyimpan dendam kesumat dan menguasai Silent Hill, Alessa.
Sebuah kota kecil Virginia Barat menjadi tuan rumah Man
Festival gunung legendaris pada Halloween, di mana kerumunan penonton pesta
berkostum berkumpul untuk malam liar musik dan kerusakan. Tapi sebuah keluarga
inbrida kanibal dusun membunuh menyenangkan ketika mereka trik dan
memperlakukan diri untuk sekelompok mengunjungi mahasiswa.
Kekacauan melanda sebuah kota kecil ketika sebuah fasilitas
kimia meledak dan melepaskan racun mematikan. Beberapa saat setelah kebocoran,
penduduk kota menunjukkan tanda-tanda mutasi, menyebabkan militer untuk
mengkarantina daerah meninggalkan yang selamat tak berdaya dan terjebak di
dalam. Jim, seorang pria muda yang terisolasi dalam zona merah, ia menghindari
zombie pemakan daging dalam upaya untuk mendapatkan kembali kebebasannya.
SINOPSIS :
Setelah mewarisi kamar mayat keluarga, mayat pyrophobic sengaja mengekspos ratusan un-dikremasi tubuh untuk limbah medis beracun. Sebagai mayat kembali bernyawa, warisan-mencari mayat saudara yang lebih muda unexpectantly muncul, tersandung atas wabah zombie penuh!
Lima sekawan Dana (Kristen Connolly ), Kurt (Chris Hemsworth), Jules (Anna Hutchison), Marty (Fran Kranz), dan Holden (Jesse Williams) pergi berlibur ke tempat yang belum pernah mereka kunjungi sebelumnya. Sengaja ingin mencoba hal baru, kelimanya seperti tak mempermasalahkan saat harus menginap di sebuah kabin tua yang penampilannya menyeramkan.
Kondisi kabin yang sebetulnya aneh tersebut tersingkirkan dengan kegembiraan mereka menikmati kondisi lanskap yang menawan (baca: danau). Tapi tak butuh waktu lama bagi mereka untuk menyadari bahwa ada yang salah dengan kabin tempat mereka menginap.
Area di sekitar kabin yang terlihat bobrok tersebut ternyata dipasangi banyak kamera. Selama ini kegiatan mereka dipantau oleh sosok misterius. Dengan peralatan canggihnya, sosok misterius ini menebar teror. Sebelum sempat melarikan diri dari kabin, banyak jebakan, yang bisa menghilangkan nyawa mereka, sudah menunggu.
Dengan Joss Whedon duduk di kursi penulis naskah, CABIN IN THE WOODS menjadi film yang layak ditonton oleh penggemar film horor. Gabungan antara kengerian yang dihadirkan lewat teror makhluk aneh dan juga sentuhan science fiction di beberapa adegan menjadikan film arahan Drew Goddard ini tak terperosok jadi film horor murahan yang lemah dalam penceritaan.
Cerita dimulai dengan ditemukannya mayat seorang pria dengan tanda gigitan di sekujur tubuhnya. Seorang polisi muda wanita, Cha Eun Yeung, memulai penyelidikan, namun sang partner, Sang Gil, polisi senior laki-laki menolak untuk membantunya karena baru saja gagal mendapatkan promosi dan menurutnya menyelidiki kasus ini tak membuatnya mendapat sebuah promosi.
Tapi setelah mereka menemukan bahwa kasus pembunuhan ini berkaitan dengan kejahatan anak dan balas dendam, Sang Gil akhirnya mau membantu Cha Eun Yeung dalam penyelidikan.
Ketika mereka merasakan kebenaran semakin dekat, seorang pria misterius, yang berusaha melawan kejahatan dengan menggunakan serigala, muncul. Setelah menyimpang dari rencana penyelidikan, akhirnya mereka mengetahui bahwa pria dengan serigala itu memiliki kunci dari kasus pembunuhan ini dan mereka pun mulai mengejarnya.
SINOPSIS : Jika ditanya tentang J-Horror Movie (Japan Horror Movie) apa yang paling memorable buat saya, tanpa lama berpikir, jawaban saya adalah Ringu (1998) karya Hideo Nakata. Meski sudah diremake oleh Hollywood, tapi buat saya, tetap yang paling creepy adalah yang versi Jepang. J-Horror memang seakan memberi napas baru dan sekaligus ladang uang baru pada industri film dengan genre horror, hingga Hollywood-pun berani me-remake beberapa J-Horror dengan harapan dapat meraup keuntungan yang lebih besar. Nampaknya, kesuksesan dalam me-remakeatau mengadopsi cerita dan memanfaatkan kefantastisan J-Horror ini tetap dipertahankan oleh Hollywood hingga sekarang. Buktinya adalah dengan munculnya film berjudul Playback di tahun 2012 ini. Meski tak murni mengadopsi cerita dari salah satu film horror Jepang, tapi ide dan editing Playback sangat diinspirasi oleh film horror Jepang, menurut saya. Playback dimotori oleh Michael A. Nickles. Aktor yang terlibat dalam film ini rata-rata adalah bintang-bintang film muda dan masih remaja, kecuali Christian Slater. Awal film dibuka dengan kejadian pembunuhan di tahun 1994 pada sebuah farm house oleh seorang pria bernama Harlan Diehl. Harlan membantai seluruh anggota keluarganya, kecuali seorang bayi yang merupakan anak dari adik Harlan. Entah apa maksud Harlan, seluruh kejadian pembantaian tersebut didokumentasikannya melalui sebuah handycam. Setting film lalu beralih ke jaman sekarang, dimana Julian (Johnny Pacar) dan kawan-kawannya sedang mengerjakan proyek film untuk tugas sekolah mereka. Karena Julian sangat terobsesi oleh peristiwa pembunuhan oleh Harlan Diehl, akhirnya film yang dibuat adalah tentang kejadian pembunuhan tersebut. Dalam melengkapi proyek, Julian dan pacarnya (Ambyr Childers), melaksanakan riset kecil-kecilan dalam mencari apa yang sebenarnya terjadi dengan peristiwa pembunuhan yang dilakukan oleh Harlan. Penelitiannya juga melibatkan Quinn (Toby Hemingway), seorang teman Julian yang bekerja sebagai editor video di sebuah stasiun televisi lokal. Julian meminta Quinn untuk mencarikan video hasil liputan tentang kejadian pembunuhan tersebut. Quinn selain mendapat video hasil liputan, ternyata juga menemukan sebuah video lain yang belum diedit tentang kondisi setelah pembunuhan tersebut terjadi. Setelah menonton video tersebut, Quinn jadi kesurupan akibat arwah Harlan yang masuk ke badannya. Quinn mendadak jadi seorang psikopat dan berawal dari sinilah, teror dari arwah Harlan yang menyebar lewat video atau kamera dimulai. Sebenarnya Playback merupakan suatu film horror yang “serakah” menurut pendapat saya. Bayangkan saja, hampir semua sub genre horror masuk ke film ini. Ada gore/splatter (beberapa adegan yang mengeksploitasi darah secara eksplisit), psychological horror (karakter antagonisnya adalah psikopat), dandemonic horror (teror dilakukan oleh arwah Harlan yang penasaran).Belum lagi ide ceritanya mirip dengan horror Jepang Ringu, karena memanfaatkan media video sebagai penyebar teror. Sebagai bonus, semua yang udah kerasukan roh jahat, jadi muntah cairan hitam, seperti yang sering dilihat di serialnya Eric Kripke, Supernatural. Doorprize-nya adalah berupa urban legend tentang pembunuhan Harlan Diehl yang nyata-nyata mencaplok peristiwa di Amityville.Akibat terlalu “serakah” inilah, Playback jadi rusak dan kurang nyaman untuk ditonton. Namun, adanya sedikit peeping scene di sebuah kamar ganti khusus cewek lumayanlah mengobati mata saya yang bosan melihat Julian yang sok heroik dan Quinn yang bedaknya terlalu tebal hingga mirip artis pentas dangdut yang sering show di perempatan dekat saya tinggal. Tidak ada yang luar biasa di film ini, meski ada sedikit twist menjelang ending, tapi itu semuanya sudah bisa ditebak sebelumnya.
Sinopsis Apa yang membuat Maria Rossi (Suzan Crowley) sampai sanggup melakukan perbuatan keji seperti itu? Bukan hanya para penegak hukum saja yang kebingungan, Isabella (Fernanda Andrade), putri Maria pun tak habis pikir.
Saat itu Maria Rossi tiba-tiba menghubungi petugas 911 dan menyampaikan pesan yang sangat mengejutkan. Maria mengaku telah membunuh tiga orang secara brutal. Jelas saja polisi datang dan menangkap Maria. Setelah persidangan, Maria dijatuhi hukuman. Selama dua puluh tahun Maria harus menjadi penghuni rumah sakit jiwa, selama itu pula Isabella tumbuh tanpa ibunya.
Saat Isabella mulai dewasa, wanita ini mulai berusaha mencari tahu apa yang sebenarnya terjadi dua puluh tahun silam. Bukti-bukti memang memberatkan Maria namun tetap saja itu tak membuat Isabella percaya kalau ibunya adalah seorang pembunuh. Salah satu kemungkinan adalah bahwa Maria telah dirasuki setan. Tapi bagaimana membuktikannya?
Sinopsis: Apa jadinya bila seorang vampir bangsawan terbangun dari 'tidur panjang' dan mendapati lingkungan di sekitarnya telah berubah drastis? Itulah nasib Barnabas Collins (Johnny Depp) yang harus menghabiskan waktu dua dekade terkubur.
Nasib apes tersebut harus dialaminya lantaran Barnabas mematahkan hati seorang penyihir, Angelique Bouchard (Eva Green), sosok dari masa lalu yang mengutuknya menjadi makhluk penghisap darah. Tak cukup perubahan menjadi sosok makhluk aneh, vampir, Barnabas pun dikubur hidup-hidup oleh sang penyihir.
Kini setelah bebas dari hukumannya, Barnabas tak punya pilihan lain selain kembali ke rumah lamanya, Collinwood Manor yang kini telah dihuni oleh keturunannya. Tak jauh beda dengan kondisinya sebagai vampir, keluarga baru Barnabas adalah kumpulan orang eksentrik. Belum cukup dengan misinya untuk beradaptasi dengan keluarga baru, bayang-bayang Angelique muncul kembali.
Preview: Film-film garapan Tim Burton selalu menyajikan kisah yang enak dinikmati dalam sajian visualisasi gothic serta quirky. Tengok bagaimana ia bisa membuat ALICE IN WONDERLAND tersaji berbeda. Dan dalam DARK SHADOWS, Burton sekali lagi menerapkan racikannya tersebut dalam kisah remake serial tahun 60-an. Dengan memasang dua bintang favoritnya, Johnny Depp dan istrinya sendiri, Helena Bonham Carter, Burton menggarap penokohannya tanpa kesulitan.
Satu yang mungkin bisa menjadi bumerang bagi film ini adalah unsur komedi absurd yang diselipkan Burton di dalamnya. Sah-sah saja menggabungkan tema vampir dengan komed, namun dengan gempuranTWILIGHT SAGA, serial TRUE BLOOD dan VAMPIRE DIARIES, tema semacam ini jelas kalah pamor. Tergantung dari Burton yang harus secara cerdas mengolah tokoh-tokohnya dan menyususn plot yang enak dinikmati. Soal visual, Burton tak pernah mengecewakan.
LIHAT TRAILER :
DREAM HOUSE
Sinopsis
Walaupun banyak yang harus diperbaiki tapi rumah ini bagaikan rumah impian buat Will Attenton (Daniel Craig). Sayangnya, rumah ini menyimpan satu misteri, misteri yang sampai saat ini belum terungkap. Pelan namun pasti Will terseret menyelidiki misteri yang meliputi rumah barunya ini.
Will memutuskan meninggalkan Manhattan dan pindah ke kota kecil di New England untuk mengawali hidup baru. Bersama Libby (Rachel Weisz), istrinya, Will membawa Dee Dee (Claire Geare) dan Trish (Taylor Geare) ke rumah yang sudah lama kosong itu. Tak berapa lama kemudian Will mulai melihat sesuatu yang tak bisa ia jelaskan.
Ann Paterson (Naomi Watts), tetangga Will yang sepertinya tahu persis apa yang terjadi di rumah itu nampaknya enggan memberikan penjelasan. Tak puas, Will pun mulai menelusuri jejak-jejak yang mungkin masih tersisa. Dari sana Will mendapati sebuah kisah tragis yang terjadi di rumah itu. Seorang ibu dan anak-anaknya menjadi korban pembunuhan yang kabarnya dilakukan oleh sang suami yang kini jadi penghuni rumah sakit jiwa. Saat Will menyelidiki kasus ini lebih jauh, ia mendapati fakta yang jauh lebih sulit diterima akal